40 Santriwati MATQ Qoryatul Qur'an Ikuti Haflah Takrim Khatimat di Komplek Pucung

Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti Ruang Kelas Palestina, PPTQ Qoryatul Qur’an Komplek 02 Pucung pada Jumat, 14 Maret 2025. Sebanyak 40 santriwati dari kelas X dan XI MATQ Qoryatul Qur’an mengikuti Haflah Takrim Khatimat, sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka dalam menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur'an.

Acara yang berlangsung sejak pukul 16.30 WIB hingga Magrib ini dihadiri oleh para santri dan asatizah, wali santri khatimat, serta tamu undangan yang turut merasakan kebahagiaan bersama para khatimat.

Khatimat
40 santriwati selesaikan hafalan 30 juz

Acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari Ustaz Nasrudin, selaku Kepala Komplek. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada wali santri yang hadir serta para ustazah yang telah mendukung dan membimbing santri dalam perjalanan hafalan mereka.

"Menyelesaikan 30 juz bukan akhir dari perjuangan," tegas beliau, "Justru perjuangan sesungguhnya adalah memurajaah dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari."

Puncak acara berlangsung penuh haru saat dilakukan penyematan syal dan pemberian sertifikat penghargaan kepada para khotimat. Setelah itu, mereka bersama-sama membaca surat Al-Isra ayat 9-14 serta doa khatam Al-Qur’an sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah.

Momen haru semakin terasa saat para santri melakukan sungkem dan mengucapkan terima kasih kepada orang tua masing-masing. Tangis bahagia dan haru pecah di antara para wali santri yang bangga melihat putri mereka berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an.

Dalam mauidah hasanah-nya, Ustaz Setyadi Prihatno, S.Sos., M.P.I., selaku Direktur Umum PPTQ Qoryatul Qur'an, mengungkapkan bahwa menjadi seorang khatimat di bulan Ramadan adalah anugerah luar biasa.

Dirum QQ
Nasihat dari Ustaz Setyadi Prihatno

"Banggalah, Bapak dan Ibu, karena putri Anda telah menyelesaikan hafalan 30 juz. Hafalan Al-Qur’an adalah jaminan kehidupan bagi yang menjaganya, sebagaimana janji Allah," ujar Ustaz Setyadi. Beliau juga menekankan bahwa dengan hafalan ini, para santri akan dimudahkan dalam segala urusan, termasuk dalam menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Salah satu momen yang menyentuh hati adalah testimoni dari wali santri, yang disampaikan oleh orang tua dari Fatiyyah Mujahidah. Dengan suara bergetar, beliau menceritakan bagaimana dirinya terkejut dan terharu saat menerima undangan khataman, karena sebelumnya putrinya masih berada di juz 20-an.

"Kami memang tidak pernah menanyakan sudah sampai juz berapa, karena khawatir membebani ananda," ungkap beliau. Beliau juga berharap agar hafalan yang telah diraih tidak hanya menjadi sekadar hafalan, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana haflah
Suasana bahagia di Komplek Pucung

Acara ditutup dengan buka puasa bersama dan makan malam, sebagai bentuk kebersamaan antara santri, wali, dan para asatizah. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kesabaran, doa, dan usaha yang sungguh-sungguh, cita-cita untuk menghafal Al-Qur’an dapat tercapai.

Semoga para khatimat terus istikamah dalam menjaga hafalannya dan menjadi generasi Qur’ani yang bermanfaat bagi umat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan untuk kita semua.

Kontributor: Fafa dan Aqila (santriwati)

Posting Komentar untuk "40 Santriwati MATQ Qoryatul Qur'an Ikuti Haflah Takrim Khatimat di Komplek Pucung"