Buka Bersama dan Pamitan Liburan Mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Putri bersama Direktur Umum Pesantren

Para mahasantri putri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Komplek 03 Babadan Karangmojo menggelar acara buka bersama dan pamitan liburan Idulfitri 1446 H pada Selasa, 18 Maret 2025, bersama jajaran direktorat dan wadiriyah pesantren.

Acara ini berlangsung di kediaman Direktur Umum PPTQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Setyadi Prihatno, S.Sos., M.P.I., yang berlokasi di Dukuh Sidowayah, Desa Ngreco, Kecamatan Weru.

Kegiatan yang dimulai bakda Salat Asar ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, meminta doa dan memohon maaf kepada para ustaz dan ustazah, serta mendapatkan nasihat sebagai bekal moral dan spiritual menjelang liburan.

Direktorat QQ
Jajaran direktorat hadir buka bersama Maaly QQ putri

Acara diawali dengan penyampaian maksud kunjungan oleh Ustaz Salman Al Farisi selaku pengasuh di Komplek 03 Babadan. Beliau menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, berpamitan sebelum liburan, meminta maaf atas berbagai kesalahan, serta memohon nasihat dari Ustaz Setyadi.

Dalam sesi nasihat, Ustaz Setyadi Prihatno menyampaikan rasa syukur karena dapat berkumpul dalam satu majelis yang penuh dengan kebaikan. Beliau menekankan pentingnya niat dalam setiap amal perbuatan.

“Setiap orang yang hadir di sini datang dengan tujuan yang berbeda-beda. Ada yang niatnya murni untuk silaturahmi, ada yang ingin mendapatkan ilmu, ada pula yang sekadar ikut-ikutan. Maka, balasan yang diperoleh dari Allah pun berbeda, sesuai dengan niat masing-masing,” ujar beliau.

Lebih lanjut, Ustaz Setyadi menyoroti realitas zaman sekarang yang minim akan prioritas kebaikan. Beliau memberikan contoh, “Ketika di rumah, diberi pilihan antara membaca Al-Qur’an atau bermain HP, mana yang lebih diutamakan? Jika lebih memilih HP, maka itu adalah bentuk mengikuti hawa nafsu.”

Lebih lanjut, Pak Direktur juga menyinggung bagaimana setan tidak akan pernah berhenti menggoda manusia dari segenap penjuru, salah satunya dengan berbagai tren yang menjauhkan dari nilai-nilai Islam.

“Lihatlah tren zaman sekarang. Dalam berpakaian, muncul istilah ‘kerudung sakaratul maut’. Dalam olahraga, ada wanita yang ikut tinju dan salto hingga diviralkan. Dalam makanan, ada tren seperti seblak-gacoan. Bahkan dalam hal sepatu pun ada tren tersendiri.”

Menurut beliau, semua ini akhirnya menjadikan tren sebagai gaya hidup, yang tujuannya tidak lain adalah menjauhkan umat Islam dari gaya hidup yang Islami. Tren yang didasarkan pada hawa nafsu sangat cepat menyebar luas karena sesuai dengan dorongan syahwat manusia.

Ifthar
Suasana silaturahmi di rumah Pak Direktur

“Itulah jebakan setan. Ia menjadikan sesuatu yang mengikuti hawa nafsu terlihat menarik dan mudah diterima oleh banyak orang,” tambah beliau. Sebaliknya, tren yang dibangun di atas keimanan, ketakwaan, dan kebaikan justru membutuhkan perjuangan keras untuk diterima.

“Tren yang kita butuhkan bukanlah tren yang lahir dari nafsu, tetapi tren yang sudah ada sejak zaman Rasulullah. Tren inilah yang membawa perubahan besar dari masa jahiliyah menuju kejayaan Islam,” tegas Ustaz Setyadi.

Ustaz Setyadi menegaskan bahwa Qoryatul Qur’an berupaya mensosialisasikan gaya hidup yang dicontohkan Rasulullah. “Kita ingin membangun tren yang tidak baru, tetapi justru tren yang telah ada sejak dulu, yaitu tren yang berbasis pada sirah Rasulullah. Inilah yang akan kita perjuangkan,” pungkas beliau.

Setelah nasihat dari Ustaz Setyadi, Ustaz Luthfi Zubaidi turut memberikan pesan kepada para mahasantri. Beliau menekankan bahwa lingkungan memiliki peran penting dalam pendidikan seseorang. “Bersyukurlah karena kalian mendapatkan lingkungan pendidikan yang baik dari para ustaz dan ustazah di sini,” ujar beliau.

Sebagai perwakilan mahasantri, Fitri Nur Hayati menyampaikan prakata yang berisi ungkapan terima kasih kepada para ustaz dan ustazah yang telah membimbing mereka selama ini. Acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Faris Ahmad, Lc., M.Pd., sebelum seluruh peserta berbuka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Reporter: Ustazah Almar’ Atush Sholihah 

Posting Komentar untuk "Buka Bersama dan Pamitan Liburan Mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Putri bersama Direktur Umum Pesantren"