Kamis, 18 Januari 2024. Segenap direktorat dan sebagian pengurus yayasan menemani para mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an berkunjung ke Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Berangkat dari pondok pukul 05.30 WIB dan sampai di tujuan pada pukul 10.15 WIB.
Selain mahasantri Ma’had Aly, turut serta dalam kunjungan ke Gontor ini, para santri program Ta'jil dan mahasantri unit Maqra. Maksud dan tujuan silaturahmi ini adalah untuk sowan para ulama sekaligus studi kampus untuk para santri dan mahasantri.
Mahasantri Ma'had Aly QQ berkunjung ke UNIDA Gontor |
Kedatangan rombongan PPTQ Qoryatul Qur’an disambut hangat oleh rektor UNIDA Prof. Dr. KH. Hamid Fahmi Zarkasyi, M.A.Ed. M.Phil. Dari beliau inilah kemudian para mahasantri mendapatkan informasi banyak hal tentang UNIDA.
Prof. Hamid menyampaikan gambaran program pendidikan di UNIDA Gontor yang merupakan universitas Islam swasta berbasis pesantren berlokasi di daerah Ponorogo, Jawa Timur, yang menerapkan sistem asrama untuk mendukung lingkungan pembelajaran yang efektif dan efisien.
Para mahasantri juga dikenalkan beberapa program unggulan di UNIDA, di antaranya jurusan Ilmu Akidah & Filsafat Islam, dan Pendidikan Bahasa Arab, yang disampaikan oleh masing-masing kaprodi.
Sambutan-sambutan hangat UNIDA Gontor |
Pada kesempatan ini, Kepala Pascasarjana UNIDA Gontor Ustaz Dr. M. Kholid Muslih, M.A., juga menyampaikan beberapa hal terkait pendidikan, adab, dan pentingnya mentalitas sebagai seorang muslim.
Menurut beliau, kesuksesan generasi muda muslim sebenarnya bukan terkait tentang kepintaran IQ tapi seberapa siap, mau, dan mental yang kuat dalam menjalani kehidupan.
Melihat-lihat UNIDA bersama kakak-kakak BEM UNIDA |
Selanjutnya, para mahasantri diajak berkeliling melihat lingkungan dan suasana kampus bersama kakak-kakak BEM UNIDA, agar bisa melihat langsung bagaimana pembelajaran di UNIDA.
Foto bersama di depan UNIDA |
Acara berjalan dengan lancar hingga akhir. Semoga kegiatan kunjungan ke UNIDA Gontor ini dapat menambah pencerahan, wawasan, motivasi, dan semangat bagi mahasantri dalam belajar hingga jenjang pendidikan tinggi.
Foto bersama di depan UNIDA |
Setelah selesai acara di UNIDA, rombongan singgah ke Masjid Jami’ Tegalsari yang merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia, didirikan sekitar abad ke-18. Tepatnya di Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo.
Masjid Jami’ Tegalsari ini adalah bangunan bersejarah, peninggalan Kyai Ageng Hasan Besari, seorang ulama besar yang hidup sekitar tahun 1742 pada zaman pemerintahan Pakubuwono II.
Masjid Jami' Tegalsari |
Lanjut berziarah napak tilas ruh perjuangan dakwah Islam di makam Kyai Ageng Muhammad Besari yang berada di komplek Masjid Jami’ Tegalsari.
Ziarah ke makam Kyai Ageng Muhammad Besari |
Dari garis keturunan Kyai Ageng Muhammad Besari inilah lahir sosok Sultan Kartasura, yakni Pakunuwono II, Begawan Kasultanan Kartasura Raden Ngabehi Ronggowarsito, dan tokoh pergerakan kemerdekaan HOS Tjokroaminoto.
Kontributor: Ustaz Muhammad Devi Syahputra, Ustaz Shofa Wibi Mahardika
Posting Komentar untuk "Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Sowan Ulama dan Study Kampus ke Universitas Darussalam Gontor"